<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ahmadin-ahmad</title>
	<atom:link href="http://seribulangkah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://seribulangkah.wordpress.com</link>
	<description>seribu langkah untuk satu langkah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Feb 2010 09:51:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='seribulangkah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/cc50b01c4467d7dcd8f8ad828076f487?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>ahmadin-ahmad</title>
		<link>http://seribulangkah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://seribulangkah.wordpress.com/osd.xml" title="ahmadin-ahmad" />
	<atom:link rel='hub' href='http://seribulangkah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sisi “Manusiawi” Muhammad</title>
		<link>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/24/sisi-%e2%80%9cmanusiawi%e2%80%9d-muhammad/</link>
		<comments>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/24/sisi-%e2%80%9cmanusiawi%e2%80%9d-muhammad/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 09:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[religiusitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/24/sisi-%e2%80%9cmanusiawi%e2%80%9d-muhammad/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ulis Tofa, Lc Muhammad saw. menunjukkan perilaku unik dan mengagumkan dalam segala sisi hidupnya yang beragam. Dalam setiap jenak hidup, Muhammad saw. menjadi teladan mulya dan figur yang mengesankan. Muhammad saw. bukan hanya sebagai politikus an sich. Bukan sekedar panglima perang belaka. Bukan reformis sosial masyarakat saja. Bukan juga sekedar tokoh yang sisi manusiawinya <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=269&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ulis Tofa, Lc</p>
<p>Muhammad saw. menunjukkan perilaku unik dan mengagumkan dalam segala sisi hidupnya yang beragam. Dalam setiap jenak hidup, Muhammad saw. menjadi teladan mulya dan figur yang mengesankan. Muhammad saw. bukan hanya sebagai politikus an sich. Bukan sekedar panglima perang belaka. Bukan reformis sosial masyarakat saja. Bukan juga sekedar tokoh yang sisi manusiawinya menakjubkan. Ternyata semua sisi itu menyatu dalam pribadi Muhammad saw. yang sempurna. Tidak ada satu orang pun yang bisa menyamai ketinggian akhlaknya. Tidak ada yang bisa menyamai kemulyaan kepribadiannya.</p>
<p>Kita akan menyuguhkan kepada pembaca bahwa Muhammad saw. insan yang memiliki sisi empati dan peduli sangat tinggi. Sisi empati dan peduli ini meliputi siapa saja yang ada di sekitanya: orang dekatnya, sahabatnya, keluarganya, putra-putranya, bahkan terhadap para musuh. Tidak hanya sampai di situ, Muhammad saw. berlaku sangat manusiawi terhadap hewan sekali pun.</p>
<p><span id="more-269"></span></p>
<p><strong>Pertama, Sisi Manusiawi Muhammad Terhadap Sahabat-Sahabatnya<br />
</strong><br />
Muhammad saw. sangat mencintai sahabat-sahabatnya. Muhammad saw. menunjukkan kasih sayang kepada mereka. Muhammad saw. memanggil mereka dengan panggilang yang sangat mereka sukai. Muhammad saw. sigap memberi pelayanan kepada mereka. Bahkan Muhammad saw. berusaha menjadikan sahabatnya bisa rehat.</p>
<p>Diriwayatkan dari Anas bin Malik berkata, “Rasulullah saw. memberi minum kepada para sahabatnya. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah saw. hendaknya Engkau meminum terlebih dahulu? Rasulullah saw. Menjawab: “Pemberi minum suatu kaum, ia paling akhir meminum.”</p>
<p>Muhammad saw. sangat tidak suka ada sahabatnya yang memposisikan dirinya sebagaimana penguasa kaisar Romawi dan raja Persia. Para pengikut kedua penguasa itu memuja dan mengagungkan keduanya sangat berlebihan.</p>
<p>Suatu ketika ada seseorang masuk menemui Muhammad saw., tiba-tiba ia merasa merinding dihadapan keagungan Muhammad saw. Maka Muhammad saw berkata kepadanya: “Tenangkan dirimu, saya bukanlah seperti raja. Saya adalah putra dari seorang perempuan Quraisy yang juga memakan Qadid.”</p>
<p>Muhammad saw. selalu bertanya kabar sahabatnya dan memeriksa kondisi mereka. Muhammad saw. mengundang mereka yang tidak kelihatan. Muhammad saw. membesuk yang sakit. Mengantar dan mensholatkan yang meninggal.</p>
<p>ابن عمر – رضي الله عنهما – كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا صلى الغداة أقبل عليهم بوجهه فقال: هل فيكم مريضا فأعوده ؟ فإن قالوا: لا؛ قال: هل فيكم جنازة أتبعها ؟ فإن قالوا: لا؛ قال: من رأى منكم رؤيا فليقصها علينا ؟!).</p>
<p>Dari Ibnu Umar ra, berkata: “Rasulullah saw. Jika shalat subuh, beliau menghadapkan tubuh dan kepalanya ke jama’ah. Rasulullah saw. bertanya: “Adakah di antara sahabat yang sakit, sehingga saya akan menjenguknya? Jika sahabat menjawab, “Tidak ada”. Rasulullah saw. bertanya lagi, adakah di antara kalian yang meninggal sehingga saya akan mengantarnya? Jika mereka menjawab, tidak ada. Rasulullah saw. bertanya, “Siapa di antara kalian yang mempunyai keinginan, maka ceritakanlah kepadaku?!”</p>
<p>Cinta Muhammad saw. kepada sahabat-sahabatnya sungguh sangat besar. Kasih sayang Muhammad saw. sungguh sangat luas diberikan kepada mereka. Sampai-sampai Muhammad saw. mencurahkan segala pikiran dan kepeduliannya untuk mereka. Muhammad saw. bersedih hati, mengalir air matanya dan tersayat hatinya jika mendengar ada sahabatnya yang menderita.</p>
<p>ففي رواية ابن عمر – رضي الله عنهما – (قال اشتكى سعد بن عبادة شكوى له فأتاه النبي صلى الله عليه وسلم يعوده مع عبد الرحمن بن عوف، وسعد بن أبي وقاص وعبد الله بن مسعود؛ فلما دخل عليه فوجده في غاشية أهله قال: قد قُضي – أي مات – ؟ قالوا: لا يا رسول الله؛ فبكى النبي صلى الله عليه وسلم فلما رأى القوم بكاء النبي بكوا، فقال: ألا تسمعون؟ إن الله لا يعذب بدمع العين، ولا بحزن القلب؛ ولكن يعذب بهذا وأشار بيده إلى لسانه).</p>
<p>Diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra. berkata, “Suatu hari Sa’ad bin Ubadah mengadu kepada Rasulullah saw., maka Rasulullah saw. membesuk kerumahnya bersama Abdur Rahman bin ‘Auf, Sa’ad bin Abi Waqqash dan Abdullah bin Mas’ud. Ketika Rasulullah saw. masuk ke dalam rumahnya, Rasulullah saw. melihat Sa’ad bin Ubadah dalam kondisi sangat sedih. Rasulullah saw. bertanya, Apakah sudah dipanggil Allah? Sahabat menjawab, “Tidak, wahai Rasulullah saw. Maka Rasulullah saw. menangis. Ketika para sahabat melihat Rasulullah saw. menangis, mereka menangis juga. Maka Rasulullah saw. bersabda, “Bukankah kalian mendengar? Bahwa Allah tidak mengazab air mata yang mengalir, hati yang sedir. Akan tetapi Allah mengazab ini, sambil beliau mengisyarakatnya pada lisannya.”</p>
<p>Sisi Manusiawi Yang Seimbang</p>
<p>Kecintaan dan kasih sayang Muhammad saw. terhadap para sahabatnya tidak menjadikan beliau diam melihat kesalahan, tidak menegakkan kebenaran, dan tidak melaksanakan putusan qishas secara adil bagi mereka. Ya, Muhammad saw. manusia yang seimbang, beliau mengikat perasaan dan jiwanya dengan akal sehat dan kebenaran.</p>
<p>Inilah metode seimbang yang lazim bagi Muhammad saw., sampai pun terhadap perlakuan terhadap anggota keluarganya. Sungguh Muhammad saw. mencurahkan cintanya kepada istri-istrinya. Mencurahkan perhatian dan kehalusan perasaan terhadap mereka. Namun, Muhammad saw. tidak membiarkan cintanya kepada salah satu mereka menjadikan Muhammad saw. membenarkan permusuhan dan perilaku melampaui batas.</p>
<p>تقول عائشة – رضي الله عنها – « ما رأيت صانعة طعام مثل صفية بنت حي أهدت إلى النبي إناء فيه طعام وهو عندي” تعني النبي” فما ملكت نفسي أن كسرته فقلت: يا رسول الله ما كفارته؟ قال إناء بإناء وطعام بطعام».</p>
<p>Aisyah berkata, “Saya tidak melihat ada yang lebih baik masakannya, seperti Shafiyyah binti Hayyi. Shofiyyah menyuguhkan makanan kepada Muhamamd saw. di rumah saya. Melihat itu saya cemburu, tidak bisa menah diri sehingga saya pecahkan piring itu. Maka saya menyesal dan bertanya, “Wahai Rasulullah, apa balasan perilaku saya ini? Muhammad saw. Menjawab, “Makanan dibalas makanan, pering dibalas piring.”</p>
<p><strong>Kedua, Sisi Manusiawi Muhammad Terhadap Istri-Istrinya<br />
</strong><br />
Muhammad saw. Berlimpah cinta terhadap istri-istrinya dan berdekat-dekat dengan mereka. Muhammad saw. melaksanakan apa saja yang menjadikan ikatan di antara mereka menjadi lebih kuat.</p>
<p>Adalah Aisyah ketika minum air gelas, maka Muhammad saw. meminum gelas tadi persis dibagian yang sama Aisyah minum. Muhammad saw. memberlakukan mereka dengan perlakuan sisi manusiawinya, yang difitrahkan Allah. Muhammad saw. tidak memaksakan diri dan membuat-buat.</p>
<p>Inilah sisi rahasia keagungan Muhammad saw. inilah titik tolak keteladanan sirah Muhammad saw., Beliau berada di masjid membaca Al Qur’an sedangkan kepalanya di julurkan ke kamarnya.</p>
<p>Boleh jadi Aisyah sedang haidh, maka Muhammad saw. memerintahkannya untuk memakai selendang, kemudian beliau melanjutkan bertelekan pada diri Aisyah.</p>
<p>Muhammad saw. mencium Aisyah, padahal beliau dalam kondisi shaum.</p>
<p>Dan di antara sikap lembut beliau, ketika Asiyah menyandarkan dagunya di pundak Muhammad saw. sehingga Aisyah melihat permainan perang orang-orang Habasyah di masjid.</p>
<p>Muhammad saw. berbaur dengan para istri-istrinya, dan memenuhi keinginan mereka, maka Muhammad saw. mengambil anak-anak perempuan kaum Anshar dibawa ke Asiyah untuk sama-sama bermain dengannya.”</p>
<p>Keterangan lain yang sering diriwayatkan adalah perlombaan lari antara Muhammad saw. dengan Asiyah. “Suatu kali Aisyah menang dalam lomba lari, lain kali Muhammad saw. mengalahkan Aisyah. Dan Muhammad saw. mengatakan: “Kemenangan ini untuk membalas kekalahan sebelumnya.”</p>
<p><strong>Ketiga, Sisi Manusiawi Muhammad Terhadap Putra-Putranya<br />
</strong><br />
Muhammad saw. merendahkan lambungnya terhadap putra-putranya. Muhammad saw. memahami tabiat mereka masing-masing, dan karena itu Muhammad saw. mencium, membelai dan mendekap mereka. Muhammad saw. melayani mereka. Muhammad saw. sabar terhadap kekurangan mereka. Muhammad saw. tidak ingin memutus kegembiraan dan kebahagiaan mereka, meskipun beliau berada dalam kondisi menghadap Allah swt.:</p>
<p>وقد ثبت عنه صلى الله عليه وسلم: « أن الحسن بن علي – رضي الله عنهما – دخل عليه وهو يصلي وقد سجد؛ فركب ظهره؛ فأبطأ في سجوده حتى نزل الحسن فلما فرغ قال له بعض أصحابه: يا رسول الله: قد أطلت سجودك، فقال: إن ابني قد ارتحلني فكرهت أن أعجله».</p>
<p>Muhammad saw. suatu ketika telah shalat. Hasan bin Ali ra, masuk mendekatinya. Ketika beliau sujud, Hasan naik di pundak Rasulullah saw., maka Rasulullah saw. melamakan sujudnya, sehingga Hasan turun. Ketika Rasulullah saw. selesai shalat, sebagian shabat bertanya kepadanya, “Apa yang menjadikan Engkau lama dalam sujud? Beliau menjawab, “Sesungguhnya putraku telah naik di pundakku, maka saya tidak ingin mengusiknya dengan segera berdiri dari sujud.”</p>
<p>وعن أبي هريرة – رضي الله عنه – قال: « قبل النبي الحسين بن علي وعنده الأقرع بن حابس فقال: إن لي عشرة من الولد ما قبلت منهم أحدا!! فنظر النبي إليه فقال: « من لا يَرحم لا يُرحم»،</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra berkata, “Nabi mencium Husain bin Ali, disampingnya ada Al Aqra’ bin Habis. Maka ia bertanya, “Saya mempunyai sepuluh anak, kesemuanya tidak saya cium! Maka Muhamamd saw. memandanginya seranya bersabda, “Barangsiapa tidak sayang, ia tidak disayang.”</p>
<p>وجاء أعرابي إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقال: تقبلون الصبيان؟ فما نقبلهم!! فقال النبي صلى الله عليه وسلم: أو أملك لك إن نزع الله من قلبك الرحمة».</p>
<p>Orang Arab Badui mendatangi Muhammad saw. seraya berkomentar, “Kalian mencium anak-anak kalian? Sedangkan kami sama sekali tidak melakukan demikian!! Maka Muhamamd saw. menjawab, “Atau apakah saya berkehendak bagimu agar Allah mencabut sikap kasih sayang dari hatimu?” Tentunya tidak!</p>
<p><strong>Keempat, Sisi Manusiawi Muhammad Terhadap Musuhnya<br />
</strong><br />
Sisi sikap manusiawi yang sangat menakjubkan Muhammad saw. adalah pema’af, adil dan seimbang mensikapi permusuhan dan penentangan musuhnya. Meskipun Muhammad saw. mendapat perlawanan, tindak kedzaliman, konspirasi, baikot, isolasi bahkan upaya membunuhnya. Sedikitpun perilaku musuhnya itu tidak menyempitkan dadanya untuk memberi ma’af kepada mereka. Muhammad saw. masih menyapa mereka, bahkan beliau membuka lebar kedua tangannya seraya berdo’a:</p>
<p>(اللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون)</p>
<p>“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak mengetahui.”</p>
<p>Hampir-hampir Muhammad saw. menyengsarakan dirinya karena banyak memikirkan mereka sepanjang waktu. Muhammad saw. berusaha untuk mengentaskan kehidupan meeka dari kekufuran dan menyelamatkan mereka dari api neraka di akhirat kelak. Al Qur’an menceritakan itu dalam Surat Al Akhfi:6</p>
<p>“Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu, karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran).”</p>
<p>وعن عائشة – رضي الله عنها – قالت: لما كذب الرسول صلى الله عليه وسلم قومه أتاه جبريل – عليه السلام – فقال: إن الله تعالى قد سمع قول قومك لك، وما ردوا به عليك، وقد أمر ملك الجبال لتأمره بما شئت فيهم فناداه ملك الجبال وسلم عليه وقال: مرني بما شئت: أن أطبق عليهم الأخشبين فقال صلى الله عليه وسلم: «بل أرجو أن يخرج الله من أصلابهم من يعبد الله ولا يشرك به شيئا»،</p>
<p>Diriwayatkan dari Aisyah ra, berkata: “Ketika Rasulullah saw didustakan oleh kaumnya, Jibril alaihis salam mendatanginya seraya berkata, “Sungguh, Allah swt mendengar ucapan kaummu tentang Engkau, mereka menginginkan kecelakaan bagimu. Dan Malaikat Gunung telah diperintahkan kepadamu, agar Engkau memerintahkan sesuka kehendakmu. Malaikat gunung menawarkan kepada Muhammad saw. “Perintahkan aku apa yang Engkau mau.” Agar aku menimpakan dua gunung besar itu kepada mereka. Maka Muhammad saw. menjawab, “Bahkan saya berharap agar Allah swt melahirkan dari keturunan mereka, orang yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun.”</p>
<p>Dunia sama sekali tidak pernah melihat ada seorang yang memiliki sarana kekuatan, sebab pembalasan, dan kebolehan menyiksa dan membunuh, namun ia mampu mengendalikan dirinya, dibanding Muhammad saw. yang justeru memaafkan musuhnya. Sabar terhadap perilaku buruk yang menimpanya. Bahkan Muhammad saw. membalas keburukan dengan kebaikan, dan kemulyaan.</p>
<p>جاء زيد بن سعنة اليهودي يتقاضى النبي صلى الله عليه وسلم دينا كان عليه فحبذ ثوبه عن منكبه، وأخذ بمجامع ثيابه وأغلظ له، ثم قال: إنكم يا بُني المطلب مطل؛ فانتهره عمر، وشدد له في القول، والنبي صلى الله عليه وسلم يبتسم!! ثم قال: إنا وهو كنا إلى غير ذلك أحوج منك يا عمر!! تأمرني بحسن الأداء، وتأمره بحسن القضاء ثم قال له: لقد بقي من أجله ثلاث، ثم أمر عمر أن يقضيه ماله، ويزيده عشرين لما روعه؛ فكان ذلك سبب إسلام زيد “رضي الله عنه”.</p>
<p>Adalah Zaid bin Sa’nah, seorang Yahudi yang menagih hutang kepada Muhammad saw. dengan kasar. Si Yahudi itu menarik selendang di pundak Muhammad saw. dengan sekencang-kencangnya yang menyebabkan leher mulia beliau tersayat kemerahan. Sambil menghardik ia berkata, “Kalian wahai keturunan Muthallib suka mengulur-ulur hutang. Melihat perilaku kasar dan tidak sopan itu, seketika Umar berdiri ingin memenggal kepalanya. Sambil tersenyum Muhammad saw. meminta kepada Umar, mengatakan kepada Muhammad saw. agar melunasi hutang dengan baik. Dan menyuruh Si Yahudi menagih dengan cara baik-baik. Kemudian Muhammad saw. berkata kepada Si Yahudi, Bagimu pengembalian tiga. Kemudian Muhammad saw. memerintahkan umar untuk melunasinya dan menambahinya dua puluh lagi. Perilaku yang demikian menyebabkan Si Yahudi itu masuk Islam. Radhiyallahu an Zaid.”</p>
<p><strong>Kelima, Sisi Manusiawi Muhammad Terhadap Hewan<br />
</strong><br />
Muhammad saw. memberlakukan hewan sebagaiman binatang yang memiliki ruh, nyawa: merasakan lapar, dahaga, dan merintih karena letih dan sakit. Hewan merasakan apa yang dirasakan oleh manusia. Karena itu kita lihat Muhammad saw. merasa kesakitan dan merintih hatinya manakala melihat ada hewan yang merasakan sakit karena lapar.</p>
<p>فعن سهل بن الحنظلية – رضي الله عنه – قال : «مر رسول الله صلى الله عليه وسلم على بعير قد لصق ظهره ببطنه؛ فقال: «اتقوا الله في هذه البهائم المعجمة فاركبوها صالحة وكلوها صالحة»،</p>
<p>Diriwayatkan dari Sahal bin Al Handhalah ra. berkata, “Rasulullah saw. suatu hari melewati seekor onta yang menahan beban berat di punggungnya. Maka Rasulullah saw bersabda, “Takutlah kepada Allah, dalam memperlakukan hewan ternak. Naikilah dengan cara baik dan beri makanlah dengan cara yang baik pula.”</p>
<p>Sungguh, agung pribadimu Ya Rasulallah, meskipun tanggung jawab Engkau besar, dan tugas Engkau banyak, namun Engkau tidak melalaikan untuk memperhatikan apa yang menimpa hewan. Engkau menasehati agar hewan itu diberlakukan baik dan dipelihara dengan baik.</p>
<p>Perasaanmu pernah terusik gara-gara melihat anak burung yang diceraikan dari ibunya. Abdullah bin Umar meriwayatkan: “Suatu hari kami bersama dengan Nabi Muhammad saw. dalam safar. Beliau saw. memenuhi hajatnya. Ketika itu beliau melihat ada dua burung kecil yang diambil dari ibunya. Maka Nabi saw. mengatakan, “Siapa yang menjadikan anak burung ini ketakutan? Kembalikan anak burung ini kepada ibunya.”</p>
<p>Peristiwa ini tidaklah mengherankan, karena kita teringat bukankah Allah swt pernah mencela salah satu Nabi-Nya, hanya gara-gara ia membakar rumah semut? Sedangkan Nabi kita saw. yang mengatakan demikian, tidak mungkin beliau saw. melanggarnya sendiri?</p>
<p>Ya Ilahi, betapa besar rasa kasih sayang Muhammad saw. Betapa agung teladan Muhammad saw., terhadap semut dan burung saja tidak menjadikan beliau melanggar kasih sayang, apalagi terhadap manusia, tentu tidak mungkin Muhammad saw. memaksakan kehendak dan mendzalimi mereka.  Allahu a’lam.</p>
<p><em><br />
source;http://www.dakwatuna.com/2008/sisi-manusiawi-muhammad/</em><strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://seribulangkah.wordpress.com/category/religiusitas/'>religiusitas</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seribulangkah.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seribulangkah.wordpress.com/269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=269&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/24/sisi-%e2%80%9cmanusiawi%e2%80%9d-muhammad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>41.399890 -93.763826</georss:point>
		<geo:lat>41.399890</geo:lat>
		<geo:long>-93.763826</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c43fccf59ff1b72e1de2a338b99fb321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketersendirian (1)</title>
		<link>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/16/ketersendirian-1/</link>
		<comments>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/16/ketersendirian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 08:15:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[rehatiaa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribulangkah.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Ketersendirian… Begitulah kira-kira kata yang bisa terungkap Penggambaran diri pada suatu masa Keriakan… kegemerlapan… kegaduhan… Tak terasa… Semuanya sunyi… senyap… Ketersendirian… Bagai diri kehilangan asa Tak mampu berkata Jua berkarya Dimanakah mereka? Ketersendirian… Jangan sekali-kali engkau pelihara Tak boleh sedetikpun menyapa Biarkan ia pergi Gantilah dengan keteriangan (Lantai 1, medio Pebruari 2010, dalam pergulatan tak <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=266&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketersendirian…<br />
Begitulah kira-kira kata yang bisa terungkap<br />
Penggambaran diri pada suatu masa<br />
Keriakan… kegemerlapan… kegaduhan…<br />
Tak terasa…<br />
Semuanya sunyi… senyap…</p>
<p>Ketersendirian…<br />
Bagai diri kehilangan asa<br />
Tak mampu berkata<br />
Jua berkarya<br />
Dimanakah mereka?</p>
<p>Ketersendirian…<br />
Jangan sekali-kali engkau pelihara<br />
Tak boleh sedetikpun menyapa<br />
Biarkan ia pergi<br />
Gantilah dengan keteriangan</p>
<p>(Lantai 1, medio Pebruari 2010, dalam pergulatan tak berujung)</p>
<br />Filed under: <a href='http://seribulangkah.wordpress.com/category/rehatiaa/'>rehatiaa</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seribulangkah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seribulangkah.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=266&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/16/ketersendirian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>41.399890 -93.763826</georss:point>
		<geo:lat>41.399890</geo:lat>
		<geo:long>-93.763826</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c43fccf59ff1b72e1de2a338b99fb321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sopir Bis Sholat di Dalam Bis, Penumpang Panik</title>
		<link>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/12/sopir-bis-sholat-di-dalam-bis-penumpang-panik/</link>
		<comments>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/12/sopir-bis-sholat-di-dalam-bis-penumpang-panik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 03:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[religiusitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/12/sopir-bis-sholat-di-dalam-bis-penumpang-panik/</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Perhubungan London dan komunitas muslim Inggris meminta maaf atas tindakan pengemudi Somali yang telah menimbulkan ketakutan para penumpang ketika pengemudi tersebut tiba-tiba berhenti dan sholat di dalam bis, menurut laporan pers. Para penumpang bus nomor 24 di London Utara langsung panik ketika pengemudi asal Somali itu menepikan busnya tanpa memberi peringatan apapun dan mulai <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=262&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dinas Perhubungan London dan komunitas muslim Inggris meminta maaf atas tindakan pengemudi Somali yang telah menimbulkan ketakutan para penumpang ketika pengemudi tersebut tiba-tiba berhenti dan sholat di dalam bis, menurut laporan pers.</p>
<p>Para penumpang bus nomor 24 di London Utara langsung panik ketika pengemudi asal Somali itu menepikan busnya tanpa memberi peringatan apapun dan mulai melaksanakan sholat. Ia melepas sepatu dan jaketnya kemudian segera sholat melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran yang membuat para penumpang di bus berpikir sang pengemudi sedang bersiap-siap untuk sebuah serangan teroris, seperti dilaporkan Daily Mail Senin yang lalu.</p>
<p>Selama sholat yang berlangsung hanya 5 menit, para penumpang terkunci di dalam bis dan berpikir bis itu akan meledak setiap saat.</p>
<p>Atas tindakan tidak lazimnya itu, pengemudi Somali tersebut mendapat gugatan yang disampaikan oleh dinas Transportasi untuk London (TfL).</p>
<p>Dinas Transportasi London meminta maaf atas keterlambatan dan memberikan peringatan kepada perusahaan bis, &#8220;London General&#8221;, serta memperingatkan sopir untuk tidak mengulangi perilaku seperti ini.</p>
<p>TfL menyatakan mereka menghormati agama-agama lain, namun menekankan bahwa pengemudi bis tidak diperbolehkan untuk sholat saat sedang menjalankan tugas.</p>
<p>&#8220;TfL dan perusahaan operasi bis individu mengakui adanya keragaman nilai di staf mereka,&#8221; kata juru bicara TfL. &#8220;Sebagai peerusahaan yang memiliki karyawan yang beragam, TfL dan operator bis memberikan tempat yang tenang seperti di kamar maupun garasi sebagai tempat bagi staf yang ingin melaksanakan keyakinan iman mereka sperti melaksanakan sholat.&#8221;</p>
<p>Perilaku pengemudi tersebut tidak mewakili Islam dan merupakan contoh buruk bagi umat Islam, kata Dr Kamal al-Helbawy, pendiri Asosiasi Muslim Britania dan mantan juru bicara Ikhwanul Muslimin di Barat.</p>
<p>&#8220;Para ulama Muslim memberikan izin untuk melakukan sholat zhuhur dan ashar bersama-sama ketika di Barat, ketika waktu untuk melaksanakan sholat sangat dekat,&#8221; katanya kepada surat kabar yang berbasis di London Asharq al-Awsat Rabu lalu. &#8220;Jadi, tindakannya sama sekali tidak dapat dibenarkan.&#8221;</p>
<p>Helbawy menambahkan bahwa apa yang sopir itu lakukan mungkin tampaknya merupakan perilaku khas untuk Muslim yang taat yang bermaksud melaksanakan shalat tepat pada waktunya tapi dalam kondisi seperti ini harusnya tidak terjadi.</p>
<p>&#8220;Muslim di Barat harus mengingat lingkungan sekitar mereka. Keterlibatan beberapa Muslim di Barat dalam kegiatan teroris akan membuat orang berpikir bahwa apa yang dia lakukan adalah sesuatu semacam itu.&#8221;</p>
<p>Selain menyebabkan kepanikan di antara penumpang bis, Helbawy menjelaskan, pengemudi tidak mempertimbangkan fakta bahwa semua orang harus tiba di tujuan tepat waktu.</p>
<p>&#8220;Setidaknya dia bisa saja melakukan hal itu setelah menunda perjalanan dan meminta maaf serta memberikan penjelasan atas tindakannya. Ia berutang pada mereka. &#8220;</p>
<p>Menurut salah seorang penumpang Gayle Griffiths, yang mengajukan komplain kepada TfL, pengemudi bis sama sekali dan tidak memberikan penjelasan atas apa yang dia lakukan yang menyebabkan kepanikan di antara penumpang, Daily Mail melaporkan.</p>
<p>&#8220;Bahkan dalam benak saya mungkin ini semacam serangan teroris dengan meledakkan bis karena saya pernah mendengar bahwa pelaku bom bunuh diri berdoa dahulu sebelum melakukan serangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Griffiths mengatakan ia menghormati perbedaan dan hak masyarakat untuk mempraktikkan iman mereka, namun dia pikir perilaku pengemudi itu tidak tepat.</p>
<p>&#8220;Kita hidup dalam masyarakat multi-budaya, tetapi ada waktu dan tempat untuk sholat dan tidak pas di tengah-tengah perjalanan dengan bis penuh penumpang ia melaksanakan sholat,&#8221; jelasnya. (fq/aby)</p>
<p>source; http://www.eramuslim.com/berita/dunia/sopir-bis-sholat-di-dalam-bis-penumpang-panik.htm</p>
<br />Filed under: <a href='http://seribulangkah.wordpress.com/category/religiusitas/'>religiusitas</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seribulangkah.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seribulangkah.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=262&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/12/sopir-bis-sholat-di-dalam-bis-penumpang-panik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>41.399890 -93.763826</georss:point>
		<geo:lat>41.399890</geo:lat>
		<geo:long>-93.763826</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c43fccf59ff1b72e1de2a338b99fb321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muhammad, Pribadimu Sungguh Menawan</title>
		<link>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/10/muhammad-pribadimu-sungguh-menawan/</link>
		<comments>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/10/muhammad-pribadimu-sungguh-menawan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 07:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[religiusitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribulangkah.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ulis Tofa, Lc Siapa di antara Anda yang membaca akhlak Muhammad saw., kemudian jiwanya tidak larut, matanya tidak berlinangan dan hatinya tidak bergetar? Siapa di antara Anda yang mampu menahan emosionalnya ketika membaca biografi seorang yang sangat dermawan, mulia, lembut dan tawadhu’? Siapa yang mengkaji sirah hidup beliau yang agung, perangai yang mulya dan <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=257&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ulis Tofa, Lc</p>
<p>Siapa di antara Anda yang membaca akhlak Muhammad saw., kemudian jiwanya tidak larut, matanya tidak berlinangan dan hatinya tidak bergetar? Siapa di antara Anda yang mampu menahan emosionalnya ketika membaca biografi seorang yang sangat dermawan, mulia, lembut dan tawadhu’? Siapa yang mengkaji sirah hidup beliau yang agung, perangai yang mulya dan akhlak yang terpuji, kemudian dia tidak menagis, sembari berikrar, “Saya bersaksi bahwa Engkau adalah utusan Allah.”?</p>
<p>Duhai, kiranya kita mampu melaksanakan cara hidup, cinta dan akhlak yang mulya dari teladan mulia ini dalam kehidupan, perilaku dan mentalitas kita. Kita bergaul dengan orang lain, sebagaimana Muhammad saw. memperlakukan musuh-musuhnya. Beliau bersabda,</p>
<p>قال: «إن الله أمرني أن أصل من قطعني، وأن أعطي من حرمني، وأن أعفو عمن ظلمني».</p>
<p>“Sesungguhnya Allah menyuruhku agar menyambung orang yang memutuskanku, memberi kepada orang yang menahanku, dan memaafkan terhadap orang yang mendzalimiku.”</p>
<p>Duhai, kiranya kita memperlakukan saudara seiman kita, sebagaimana Muhammad saw. memperlakukan orang-orang munafik, beliau memaafkan mereka, memintakan ampun terhadap mereka dan menyerahkan rahasia mereka kepada Allah swt.</p>
<p>Duhai, sekiranya kita memperlakukan anak-anak kita, sebagaimana Muhamamd saw. memperlakukan pembantu dan pekerjanya. Ketika pembantu kecil Muhamamd saw. sedang sakit, beliau. membesuk dan duduk di dekat kepalanya seraya mengajak untuk masuk Islam. Pembantu kecil itu masuk Islam, maka Muhammad gembira seraya berkata, “Segala puji bagi Allah swt yang telah menyelamatkan dirinya dari api neraka.”</p>
<p>وقام رجل من اليهود يتقاضى الرسول صلى الله عليه وسلم ديْناً في المسجد أمام الناس، ورفع اليهودي صوته على الرسول وألحَّ بصخب وغضب والرسول يتبسّم ويترفَّق به، فلما طال الموقف صرخ اليهودي قائلاً: «أشهد أنك رسول الله؛ لأننا نقرأ في التوراة عنك أنك كلما أُغضبت ازددت حلماً».</p>
<p>“Seorang Yahudi menagih utang kepada Muhamamd saw. dengan marah-marah, kasar, dan tidak sopan di depan banyak orang. Muhammad saw. tersenyum dan menghadapinya dengan lembut. Tak disangka si Yahudi itu masuk Islam, mengucapkan syahadat, “Saya bersaksi bahwa Engkau utusan Allah.” Karena saya baca di Taurat tentang Engkau, yaitu ketika saya tambah marah, justeru Engkau tambah lembut menghadapiku.” Begitu pengakuan si Yahudi.</p>
<p><span id="more-257"></span><br />
Duhai, kiranya kita memperlakukan kerabat kita, meskipun mereka berbuat buruk kepada kita, sebagaimana Muhammad saw. memperlakukan kerabat dan kaumnya. Karena kerabat dan kaum Muhamamd saw. menyakitinya, mengusirnya, mengejeknya, menolaknya, memeranginya. Namun, beliau tetap menghadapinya. Ketika beliau menaklukkan Makkah, posisi beliau sebagai pemenang, penentu kebijakan, namun beliau berdiri berpidato mengumumkan bahwa beliau memaafkan semuanya. Sejarah telah mencatat dan momentum telah menjadi saksi sabda beliau,</p>
<p>«عفا الله عنكم اذهبوا فأنتم الطلقاء»</p>
<p>”Allah telah mengampuni kalian, pergilah, kaliah bebas.”</p>
<p>Sewaktu Penduduk Thaif melempari Muhammad saw. sampai beliau berdarah-darah. Beliau menghapus darah segar yang mengalir dari tubuhnya sambil berdo’a,</p>
<p>«اللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون».</p>
<p>”Ya Allah, ampuni kaumku, karena mereka tidak mengetahui.”</p>
<p>Muhammad saw. pernah dicegat oleh seorang Arab badui di tengah jalan, beliau hanya berdiri lama berhadapan, dan tidak berpaling sampai orang badui itu berlalu dengan sendirinya.</p>
<p>Suatu hari Beliau ditanya oleh seorang nenek tua, beliau dengan tekun, hangat dan penuh perhatian menjawab pertanyaannya. Muhamamd saw. juga membawa seorang anak kecil yang berstatus hamba sahaya, beliau menggandeng tanganyya mengajak berjalan-jalan.</p>
<p>Muhammad saw. senantiasa menjaga kehormatan seseorang, memulyakan seseorang, melaksanakan hak-hak seseorang. Muhammad saw. tidak pernah mengumpat, menjelekkan, melaknat, menyakiti, dan tidak merendahkan seseorang. Muhammad saw. ketika hendak menasehati seseorang, beliau berkata, “Kenapa suatu kaum melaksanakan ini dan itu? Artinya, beliau tidak langsung menyalah orang tersebut. Beliau bersabda, “Mukmin itu tidak mencela, melaknat dan juga tidak keras perangainya. Beliau juga bersabda,</p>
<p>«إن أحبكم إليّ وأقربكم مني مجالسَ يوم القيامة أحسنكم أخلاقا».</p>
<p>“Sesungguhnya yang paling saya cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya dengan saya kelak di hari Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya di antara kalian.”</p>
<p>Muhamamd saw. merapikan sandalnya, menjahit bajunya, menyapu rumahnya, memeras susu kambingnya, mendahulukan sahabatnya soal makanan. Muhammad saw. tidak suka pujian.<br />
Muhamamd saw. sangat peduli terhadap fakir miskin, beliau berdiri membela orang yang terdzalimi, beliau bertandang ke orang papa, menengok orang sakit, mengantarkan jenazah, mengusap kepala anak yatim, santun terhadap perempuan, memulyakan tamu, memberi makan yang lapar, bercanda dengan anak-anak, dan menyayangi binatang.</p>
<p>Suatu ketika para sahabat memberi saran kepada Muhammad saw, “Tidakkah Engkau membunuh gembong kejahatan, seorang pendosa dan otak munafik, yaitu Abdullah bin Ubai bin Salul? Beliau menjawab, “Tidak, karena manusia nanti mengira bahwa Muhammad telah membunuh sahabatnya.”</p>
<p>Boleh jadi kita telah membaca biografi orang-orang besar, tokoh terkenal, ilmuwan, reformis, mujaddid, namun ketika kita membaca sirah kehidupan Muhammad saw. seakan-akan kita tidak mengenal selain dirinya, kita tidak mengakui selain dirinya. Tokoh-tokoh itu rasaya kecil di mata kita, hilang dalam ingatan kita, pupus dalam pikiran kita, yang ada hanya kebesaran Muhammad saw.:</p>
<p>Bayang-bayang Engkau selalu menghampiriku setiap saat<br />
Ketika aku berpikir, pikiranku tertuju kepadamu<br />
Saya berteriak lantang<br />
Zamanmu bak taman indah nan menghijau<br />
Aku mencintaimu, cinta yang tidak bisa ditafsirkan</p>
<p>Sungguh, Engkau tidak akan pernah hilang dari ingatan kami. Engkau ada di hati kami. Engkau bersemayam dalam jiwa kami. Engkau terukir dalam benak kami. Engkau berada di pendengaran dan penglihatan kami. Engkau mengalir dalam aliran darah kami. Engkau berada di sendi-sendi setiap jasad kami. Engkau hidup dalam seluruh anggota badan kami. Yaitu dalam sunnahmu, petunjukmu, ajaran luhurmu, akhlakmu yang mulya.</p>
<p>Kami bela Engkau dengan jiwa kami. Kami bela Engkau dengan anak-anak dan keluarga kami semua. Nyawa-nyawa kami sebagai tebusan atas jiwa Engkau. Kehormatan kami, kami pertaruhkan untuk membela kehormatan Engkau.</p>
<p>أتسأل عن أعمارنا؟ أنت عمرنا *** وأنت لنا التأريخ أنت المحرِرُ<br />
تذوب رموز الناس مهما تعاظموا *** وفي كل يوم أنت في القلب تكبرُ.</p>
<p>Apakah Engkau bertanya tentang umur kami? Engkaulah umur kami<br />
Engkau bagi kami melegenda, karena Engkau seorang “Pembebas”<br />
Luluh lebur ketokohan manusia, sehebat apapun<br />
Karena setiap saat Engkau agung di hati kami</p>
<p>Shalawat dan salam atasmu ketika orang-orang yang berdzikir mengingatmu. Shalawat dan salam atasmu ketika orang yang lalai tidak pernah mengingatmu. Allahu a’lam (io/ut).</p>
<p>source;  http://www.dakwatuna.com/2008/muhammad-pribadimu-sungguh-menawan/</p>
<br />Filed under: <a href='http://seribulangkah.wordpress.com/category/religiusitas/'>religiusitas</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seribulangkah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seribulangkah.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=257&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/02/10/muhammad-pribadimu-sungguh-menawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c43fccf59ff1b72e1de2a338b99fb321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nilai sementara PPA</title>
		<link>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/01/12/nilai-sementara-ppa/</link>
		<comments>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/01/12/nilai-sementara-ppa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 06:40:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[gasal 2009-2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribulangkah.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Di bawah ini daftar nilai sementara mata kuliah PPA. selamat untuk semuanya&#8230; semoga sesuai dengan apa yang seharusnya. konfirmasi nilai dapat dilakukan pada hari Kamis, 14 Januari 2010, pkl 08.00 &#8211; 14.00. terima kasih&#8230; Rombel : 01(71014001) NO. N I M KHDRN NILAI AKHIR 1 3301405109 85 AB 2 3301405597 77 AB 3 7101407038 92 <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=250&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bawah ini daftar nilai sementara mata kuliah PPA. selamat untuk semuanya&#8230; semoga sesuai dengan apa yang seharusnya. konfirmasi nilai dapat dilakukan pada hari Kamis, 14 Januari 2010, pkl 08.00 &#8211; 14.00. terima kasih&#8230;<br />
<span id="more-250"></span><br />
Rombel : 01(71014001)<br />
NO.	N I M	              KHDRN	NILAI AKHIR<br />
1	3301405109	85	AB<br />
2	3301405597	77	AB<br />
3	7101407038	92	B<br />
4	7101407056	77	AB<br />
5	7101408002	92	B<br />
6	7101408003	100	B<br />
7	7101408005	92	B<br />
8	7101408007	92	B<br />
9	7101408010	92	B<br />
10	7101408011	100	B<br />
11	7101408012	100	BC<br />
12	7101408013	92	B<br />
13	7101408015	100	B<br />
14	7101408016	77	B<br />
15	7101408017	92	B<br />
16	7101408018	77	BC<br />
17	7101408019	85	B<br />
18	7101408022	92	BC<br />
19	7101408023	100	B<br />
20	7101408025	92	B<br />
21	7101408027	92	A<br />
22	7101408028	92	A<br />
23	7101408029	100	A<br />
24	7101408030	100	BC<br />
25	7101408031	77	BC<br />
26	7101408032	85	BC<br />
27	7101408033	92	B<br />
28	7101408035	100	B<br />
29	7101408036	92	B<br />
30	7101408037	85	B<br />
31	7101408038	100	AB<br />
32	7101408039	92	B<br />
33	7101408041	100	B<br />
34	7101408100	85	B<br />
35	7101408101	92	B<br />
36	7101408102	100	A<br />
37	7101408105	92	B<br />
38	7101408106	92	B<br />
39	7101408107	85	B<br />
40	7101408127	92	C<br />
41	7101408157	77	B<br />
42	7101408160	85	AB<br />
43	7101408168	92	C<br />
44	7101408173	85	C<br />
45	7101408177	85	B<br />
46	7101408178	77	C<br />
47	7101408188	85	C<br />
48	7101408192	100	B<br />
49	7101408212	100	A<br />
50	7101408324	92	B</p>
<p>Rombel : 02 (71014002)<br />
NO.	N I M	              KHDRN	NILAI AKHIR<br />
1	3301405618	77	B<br />
2	3301405629	100	B<br />
3	7101408001	77	B<br />
4	7101408004	100	B<br />
5	7101408006	100	B<br />
6	7101408008	100	AB<br />
7	7101408009	100	A<br />
8	7101408014	100	A<br />
9	7101408020	100	B<br />
10	7101408021	100	BC<br />
11	7101408024	100	B<br />
12	7101408026	100	B<br />
13	7101408042	100	K<br />
14	7101408104	100	B<br />
15	7101408108	100	B<br />
16	7101408124	100	AB<br />
17	7101408128	100	B<br />
18	7101408135	100	B<br />
19	7101408145	100	K<br />
20	7101408146	100	B<br />
21	7101408147	100	B<br />
22	7101408150	100	B<br />
23	7101408156	100	B<br />
24	7101408161	100	A<br />
25	7101408164	100	B<br />
26	7101408172	100	BC<br />
27	7101408174	100	K<br />
28	7101408175	100	BC<br />
29	7101408176	92	B<br />
30	7101408179	85	B<br />
31	7101408180	92	B<br />
32	7101408181	100	B<br />
33	7101408182	100	B<br />
34	7101408183	100	B<br />
35	7101408184	100	B<br />
36	7101408185	92	B<br />
37	7101408187	100	B<br />
38	7101408189	100	AB<br />
39	7101408190	100	B<br />
40	7101408191	100	B<br />
41	7101408200	100	B<br />
42	7101408209	100	B<br />
43	7101408210	85	B<br />
44	7101408211	100	A<br />
45	7101408213	100	B<br />
46	7101408214	92	B<br />
47	7101408215	100	B<br />
48	7101408243	100	B<br />
49	7101408244	92	A<br />
50	7101408259	100	B<br />
51	7101408268	100	K<br />
52	7101408272	100	B<br />
53	7101408282	100	A<br />
54	7101408283	100	A<br />
55	7101408307	100	B<br />
56	7101408318	100	A<br />
57	7101408320	100	B<br />
58	7101408328	100	K</p>
<br />Posted in gasal 2009-2010  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seribulangkah.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seribulangkah.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seribulangkah.wordpress.com&amp;blog=6721374&amp;post=250&amp;subd=seribulangkah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribulangkah.wordpress.com/2010/01/12/nilai-sementara-ppa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c43fccf59ff1b72e1de2a338b99fb321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
